untuk mu

Diantara hamparan biru langit, aku tak menemukan kedamaian. Aku tak menemukan hadirku pada kedalaman matamu.
Mungkin jalan kita tak pernah beriringan. Dan tiga hari itu, biarkan tetap mengekal dan abadi. Sebaris sajakku untuk mu, sebelum langkahku semakin jauh meninggalkan mu sepi. Tak ingin seperti Matarmaja yang meninggalkanmu tergugu di Wonokromo. Menatapku semakin jauh.
Salam perpisahan ku kala itu, adalah janjiku untuk kembali. Tapi tak di Wonokromo lagi, pikirku saat itu. Tapi mungkin tuhan inginkan lain, mungkin aku tak kembali lagi. Dan segala janji yang pernah terucap biarlah menyatu bersama waktu dan mengikatnya pada takdir yang tersurat. Kini jiwaku serasa menelusuri kembali jejak yang pernah menapak disana. Menelusuri kelok jalan, menikmati kebersamaan kita.
Biarkan rasa ini bermuara agar menemukan dermaganya yang hilang. Aku yakin, anganku dan anganmu sama “sama-sama ingin bersama”. Sekarang, aku merasa hilang pada asaku yang telah lama terpasang. Mungkin ini jawaban sang waktu yang telah menyatukan kita di jalan dan di tempat itu. Aku tahu kisah ini pasti dan biar ku coba sesapi. Perlahan. Walau terkadang berat dan ingin berlari menepi di pelabuhanmu. Tapi aku tahu, sebelum sampai pada pelabuhanmu, aku akan lumpuh dan bisu. Dan langit akan menenggelamkan senjaku. Gelap. Hingga aku sendiri dalam sunyi dan letih untuk terus berlari. Yang kupilih, aku harus kembali.
Kataku pecah di sini….. tak bisa lagi ku rangakai. Semuanya tererai menjadi kepingan yang tak terangkai. Mungkin ini salah? Tapi biarlah…. Mungkin tuhan sedang mengajariku satu hal, mengajari untuk memahami jalanku.
Mungkin rasaku akan terus mengalir kebendungan, dan  saat aku tak kuat lagi yang aku lakukan hanya tertunduk. Entah apa yang kamu rasakan sekarang, aku tak tahu dan tak akan pernah tahu. Banyak anganku yang masih tertinggal disana…..

_hal yang paling menyakitkan adalah kenangan terindah_

6 thoughts on “untuk mu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s