PROPEN

PROFESI PENDIDIKAN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

MENDIRIKAN SEKOLAH”

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Profesi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan

 

 

 

 

 

 

Disusun oleh:

Nina Hijriyah                         (2223090612)

Nurlelah                                 (2223091809)

Rizka Nurviani                      (2223080106)

Sahrudin                                (2223090921)

Siti Sela Hardiyanti               (2223090624)

Kelas 6B

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS

JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA

2012

 

 

SMP PERTANIAN LIMA SERANGKAI

 

 

 

 

RENCANA PROGRAM SEKOLAH

(RPS)

SMP PERTANIAN LIMA SERANGKAI

 

A.    PERENCANAAN PROGRAM

1. Visi Sekolah          

Mencetak Generasi Yang Religius, Mandiri, Kreatif, Edukatif, Inovatif, Berjiwa Sosial dan Berwawasan Lingkungan

Indikator        :

  1. Unggul dalam Iman dan Taqwa (IMTAQ)
  2. Unggul dalam prestasi akademik dan non akademik
  3. Unggul dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
  4. Unggul dalam akhlaq mulia
  5. Unggul dalam pelestarian budaya bangsa
  6. Unggul dalam ekstrakurikuler
  7. Unggul dalam kedisiplinan
  8. Unggul dalam sumberdaya manusia dan tenaga pendidikan
  9. Unggul dalam sarana prasarana pendidikan

 

2. Misi Sekolah :

  1. Menumbuhkan sikap disiplin tinggi
  2. Menumbuhkan sikap kemandirian
  3. Eksplorasi kreatifitas dalalm segala bidang
  4. Menanamkan nilai-nilai keagamaan
  5. Menumbuhkan rasa solidaritas dan kepedulian terhadap aspek-aspek kehidupan.

 

3. Tujuan Sekolah

  1. Mencetak lulusan yang unggul, berkompeten dalam akademik/non akademik dan berwawasan lingkungan
  2. Mampu menciptakan lingkungan yang sehat
  3. Mencetak lulusan yang kreatif dan inovatif
  4. Mencetak generasi yang kritis berwawasan lngkungan
  5. Mampu menciptakan pekerjaan minimal untuk drinya sendiri
  6. Mencetak generasi yang siap saing dalam kehidupan global
  7. Menjadikan sekolah sebagai penyumbang oksigen untuk daerah sekitar.

 

 

4. Rencana Kerja Sekolah

a. Program Jangka Panjang

  1. Menyukseskan program wajib belajar sembilan tahun
  2. Menciptakan kelulusan yang memiliki wawasan keilmuan dasar untuk dapat bersaing dalam melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya
  3. Memiliki kelulusan yang memiliki keterampilan dasar, mandiri dan kreatif sehingga mampu membekali diri dalam hidup bermasyarakat.

 

b. Rencana Program Tahunan 

  1. Program peningkatan mutu manajemen sekolah (MPMBS)
  2. Peningkatan program bidang kurikulum
  3. Peningkatan program kesiswaan
  4. Program peningkatan bidang sarana dan prasarana
  5. Program peningkatan humas
  6. Program peningkatan tata usaha (TU)

 

B. PELAKSANAAN RENCANA KERJA

  1. 1.      Pedoman Program Sekolah
    1. a.    Program Peningkatan Mutu  Manajemen Sekolah (MPMBS)

1)   Penyusunan  program dan RAPBS

2)   Sosialisasi Program dan RAPBS ke warga sekolah, komite dan

    wali murid

3)   Sosialisasi program tambahan pelajaran untuk kelas IX ke wali

    murid dalam rangka sukses UN

4)   Sosialisasi program tambahan pembelajaran berwawasan lingkungan

 

 

  1. b.      Program Bidang Kurikulum

1)      Peningkatan nilai prestasi hasil belajar siswa dalam setiap mata pelajaran

  • Peningkatan kegiatan  tambahan pelajaran mapel UN dan UAS  khusus kelas IX mulai      semester 1 melekat pada jam PBM rutin.
  • Workshop Pengembangan SKL UN
  • Peningkatan pengayaan  pelajaran khusus mapel UN mulai jam ke-0 selama 5 hari    (Senin s/d Jumat )  sampai pada hari H  UN.
  • Mengadakan try out  UN sebanyak 2 kali
  • Pembentukan kelompok diskusi terbimbing model Tutor Sebaya untuk Sukses UN
  • Remberian jam pelajaran tambahan untuk siswa yang mamiliki nilai mata pelajaran di     bawah rata-rata SKBM

2)  Peningkatan IMTAQ melalui kegiatan sholat Dhuha dan baca Al Qur’an setiap hari Jumat.

3)  Peningkatan strategi pembelajaran yang aktif  kreatif dan menyenangkan CTL  maupun PAKEM (dengan mengembangkan  media-media pembelajaran melalui CD interaktif, dan LCD serta inovasi lain yang menyenangkan).

4)  Peningkatan pelaksanaan evaluasi pembelajaran terdiri:

  • Ulangan Harian (UH),
  • Ulangan Tengah Semester (UTS),
  • Ulangan Akhir Semester (UAS) ,
  • Program Remidi (R),
  • Ujian Praktik, Ujian Akhir Sekolah dan Ujian Nasional.

5)  Peningkatan buku teks pelajaran  BSE dan buku-buku penunjang

6)  Pemenuhan sarana praktikum Lab (IPA, Pertanian, Kewirausahaan, Multi Media & Komputer)

7)  Peningkatan profesi guru

  • MGMP tingkat kabupaten setiap mata pelajaran
  • Penataran dan diklat Tkt. kabupaten maupun tingkat provinsi
  • Peningkatan partisipasi aktif dalam MKKS

8)  Peningkatan prestasi siswa dalam pelbagai perlombaan tingkat kabupaten.

9)  peningkatan teknologi bercocok tanam dan kreatifitas pemanfaatan hasil tanam (produk pangan dan non pangan)

 

c. Program Bidang Kesiswaan

1)      Peningkatan dalam penyeleksian siswa baru  melalui kegiatan PSB

2)      Peningkatan  prestasi non akademik melalui ekstrakurikluler yang bersifat wajib dan pilihan setiap hari sabtu:

  1. Ekstrakulikuler wajib:
  • Pertanian (Bercocok tanam, pemanfaatan hasil tanam, dan daur ulang limbah hasil  tanam)
  • Kelompok belajar ( Ipa, Ips, English Club, Matematika)
  • Keagamaan (Rohis)
  • Koperasi dan Kewirausahaan
  1. Ekstrakulikuler Pilihan
  • Olahraga (basket, Sepak bola, badminton, bola volley, tenis meja dan Atletik)
  • Pembinaan Karakter siswa dalam Pramuka, Paskibra dan PMR
  • Seni dan Budaya (Musik, Puisi, Tari, dan Paduan Suara)
  • Karya Ilmiyah Remaja (KIR)
  • Tataboga

3)  Pelaksanaan PHBN di sekolah dan instansi terkait

  1. Peringatan Hari Pramuka dan perkemahan Pramuka baik Ranting maupun Cabang
  2. Peringatan PHBN HUT RI
  3. Peringatan HUT sekolah dengan Pentas seni siswa serta pameran produk pertanian dan hasil kreasi siswa

4)  Pelaksanaan PHBA

  1. Kegiatan Pondok Ramadhan dan zakat fitrah
  2. Kegiatan halal bi halal siswa dan keluarga besar sekolah
  3. Kegiatan idul Adha (sholat Id dan potong hewan kurban)
  4. Peringatan Maulid Nabi
  5. Peringatan Isro’ Mi’raj

5) Studi wisata kelas IX akhir tahun pelajaran

6)  Kegiatan akhir tahun pelepasan siswa kelas IX

 

d. Program Bidang Sarana dan Prasarana

1)      Pengecatan  Ruang  kelas, gedung, pagar sekolah, dan taman

2)      Peningkatan  sarana dan prasarana pendukung belajar

3)      Penghijauan sekolah

4)      Perbaikan dan peremajaan computer belajar siswa

5)      Peningkatan sarana Lab IPA, alat praktikum, Pertanian, Bahasa, Kewirausahaan, Multi Media & Komputer.

6)      Perbaikan sound system upacara sekolah

7)       Perbaikan kamar mandi siswa, guru dan Kepala sekolah

8)      Perbaikan taman sekolah untuk menuju sekolah sehat

9)      Pemeliharaan peralatan ekstra kurikuler siswa

10)  Perbaikan lapangan olah raga

11)  Pemeliharaan rak buku perpustakaan

12)  Pemeliharaan kebun sekolah dan penyediaan tempat tanam

13)  Pengembangan alat, media dan sumber belajar siswa

  1. Pengadaan computer untuk server internet
  2. Pemasangan jaringan internet untuk  belajar siswa dan sarana Pendukungnya
  3. Peralatan pertanian

 

e.  Program Humas

1) Peningkatan standar biaya sekolah dalam rangka memberikan kesejahteraan guru dan karyawan

  1. Peningkatan kesejahteraan guru dan karyawan
  2. Kegiatan social
  3. Acara temu keluarga besar (menjalin silaturohim)

2)      Meningkatkan hubungan kerja sama dengan anggota komite sekolah

3)      Peningkatan kerja sama dengan instasi terkait dalam rangka mensukseskan program wajib belajar Sembilan tahun

4)   Peningkatan layanan informasi sekolah kepada wali siswa dan pihak-pihak yang berkepentingan

 

  1. f.     Program Tata Usaha

1)      Peningkatan layanan admnistrasi yang mendukung kelancaran PBM

2)      Peningkatan penguasaaan teknologi informasi dalam upaya efektifitas dan efisiensi kerja.

3)      Peningkatan disiplin personalia

 

Sasaran Program

  1. Siswa SMP Negeri 1 Tajinan mulai kelas 7 s/d kelas 9
  2. Guru dan karyawan
    1. Sarana dan prasarana sekolah (gedung, ruang belajar, dan meubeler, perlatan elektronika)
  3. Wali siswa atau orang tua murid dan komite sekolah
  4. Instansi terkait

 

  1. 2.      Struktur Organisasi Sekolah

Tenaga Pendidik

No.

Nama

Jabatan

Mata Pelajaran

1.

Drs.H. Martono, M.Pd

Ketua yayasan

2.

Dr.Sutaryo S.P

Kepala sekolah

3.

Nina Hijriani, S.pd

Waka kurikulum /pengajar

Kimia

4.

Nurlelah, M,Ed

Waka kesiswaan /pengajar

Bahasa dan sastra indonesia

5.

Rizka Nurviana

Waka humas /pengajar

Bahasa Inggris

6.

Sahrudin M.pd

Ka. Lab pengolahan hasil pertanian/ pengajar

PKn

7.

Siti Sela Hardiyanti M.pd

Ka. lab pemasaran

Matematika

8.

Mayga Dwi

Ka perpustakaan /pengajar

Geografi

9.

Ria Aryani

Ka lab. multimedia /pengajar

Sejarah

10.

Sri Rejeki

Pengajar/ kerohanian

PAI

11.

Risa Amelia

Pengajar / Pembina osis

IPA

12.

Qorrotul Aynie

Waka Sarana Prasarana/ Pengajar

IPS

13.

Novia

Pengajar

Seni Budaya

14.

Hilman

Pengajar

TIK

15.

Farhan

Pengajar

Penjaskes

16.

Riki santoso

Pengajar

Produktivitas hasil pertanian

17.

Maulana Ricki Ramadhan

Pengajar

Mulok 1(bebasan Banten)

18.

Maulana Addin Al Irsyad

Pengajar

Mulok 2(bercocok tanam)

19.

Kurnia Mega

pengajar

Pengembangan diri

20.

Ria Afriani

Pengajar

Budidaya tanaman pangan

21.

Fitri Lidya N

Pengajar

Taksonomi Tumbuhan

22.

Fajar

Pengajar

Ilmu tanah

23.

Ikhsan

pengajar

Gizi Pangan

24.

Farah

Pengajar

Ilmu pertanian

 

 

 

 

 

 

Data Pegawai Administrasi

NO

NAMA/NIP

JABATAN

1.

Muzdalifah

Kasubag Tata Usaha

2.

Bambang

Staf  Bend. Barang

3.

Bagus

Staf Keuangan

4.

Mira Lastarina

Staf Kearsipan

5.

Suherman

Staf Kesiswaan

6.

Albi Basara, SE

Staf Kepegawaian

7.

Cucum Rohmawati

Staf Keuangan

8.

Edi

Keamanan Sekolah

9.

Jahiri

Penjaga Sekolah

10.

Udin Samsudin

Keamanan Sekolah

11.

Ahmad Soleh

Penjaga Sekolah

 

  1. 3.      Bidang Kesiswaan
    1. a.    Kriteria Calon Peserta Didik dan Penerimaan Peserta Didik Baru

Syarat Penerimaan Siswa SMP Pertanian Lima Serangkai

Calon siswa sekolah SMP Pertanian Lima Serangkai

1)        Pendaftar adalah orang tua / wali / calon siswa.

2)        Calon siswa pada saat mendaftar telah lulus SD

3)        Setinggi-tingginya berusia 14 tahun terhitung pada tanggal 9 Juli 2012.

4)        Tidak buta warna dan mampu bersaing secara sehat, baik bidang akademik maupun non akademik

5)        Memiliki nilai rata-rata UN= 7.0 dan nilai rata-rata UAS=7.0.

6)        Menyerahkan foto copy seluruh Buku Laporan Pendidikan (BLP) SD sebanyak 1 (satu) lembar.

7)        Menyerahkan foto copy akta kelahiran 2 (dua) lembar dan memperlihatkan aslinya.

8)        Menyerahkan pas foto terbaru berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 2 (dua) lembar.

9)        Mengikuti tes tertulis, tes bakat yang dimiliki dan wawancara.

10)    Foto copy Kartu Keluarga 1 (satu) lembar.

11)    Bagi siswa pindahan diharuskan membawa surat keterangan pindah dari sekolah asal dan foto copy seluruh Buku Laporan Pendidikan (BLP) SMP yang dilegalisir, masing-masing sebanyak 1 (satu) lembar serta melampirkan foto copy Kartu NISN (Nomor Induk Siswa Nasional).

12)    Bagi pendaftar yang berasal dari luar wilayah harus melampirkan surat rekomendasi dari kepala sekolah.

*Semua Berkas Dimasukkan ke Dalam Map Coklat

 

Jadwal Kegiatan Pendaftaran Siswa Baru

No.

Kegiatan

Tanggal

Waktu

1.

Pendaftaran

1 April – 30 Mei 2012

08.00 – 14.00

2.

Tes Potensi Akademik

5 Juni 2012

08.00 – 10.30

3.

Pemeriksaan Lembar Jawaban Tes Potensi Akademik

5 Juni 2012

11.00 – selesai

4.

Tes Bakat

6 Juni 2012

08.00 – 14.00

5.

Wawancara dengan peserta  didik dan orang tua peserta didik

7 – 8 Juli 2012

08.00 – selesai

6.

Pendataan Siswa yang diterima

10 Juni 2012

08.00 – selesai

7.

Pengumuman Hasil Tes

15 Juni 2012

08.00 – selesai

8.

Pendaftaran Ulang

15 Juni-4 Juli 2012

08.00 – selesai

9.

Persiapan Pembukaan Tahun Pelajaran 2012/2013

6 Juli 2012

08.00 – selesai

10.

Pembukaan Tahun Pelajaran 2012/2013

9 juli 2012

08.00 – selesai

 

 

 

  1. b.        Orientasi Peserta Didik Baru

Orientasi peserta didik baru yang bersifat akademik dan non akademik merupakan pengenalan lingkungan tanpa kekerasan dengan pengawasan guru.

  1. c.         Bimbingan Konseling

1)        Bimbingan konseling untuk siswa maupun guru dibuka pada jam aktif sekolah

2)        Pembinaan khusus untuk siswa yang bermasalah

  1. d.           Peningkatan Prestasi Siswa Bidang Akademik dan Non Akademik

1)      Akademik

  • Mendukung siswa dalam kegiatan kelompok belajar
  • Mengadakan bimbingan mata pelajaran
  • Mengadakan diskusi berkala tentang mata pelajaran atau isue-isue pendidikan
  • Melakukan studi wisata

2)      Non Akademik

  • Membina OSIS dan kegiatan Ekstrakulikuler sekolah
  • Mengadakan persiapan sebelum mengikuti perlombaan-perlombaan baik di dalam ataupun luar sekolah

 

  1. 4.      Bidang Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran
    1. a.    Kerangka Dasar Kurikulum

1)      Kelompok Mata Pelajaran

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 6 ayat (1) menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan umum meliputi:

  • Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;
  • Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian;
  • Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan alam dan teknologi;
  • Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan social;
  • Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan.

 

  1. b.   Struktur Kurikulum SMP Pertanian Lima Serangkai

Struktur kurikulum SMP PERTANIAN LIMA SERANGKAI meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai Kelas VII sampai dengan Kelas IX. Kurikulum SMP PERTANIAN LIMA SERANGKAI memuat mata pelajaran umum, muatan lokal, pengembangan diri, pelajaran khusus (Bakat non akademik). Kurikulum sekolah ini agak berbeda dengan sekolah biasa. Hari senin – jumat siswa belajar mata pelajaran umum, khusus hari sabtu seluruh siswa mengikuti pembelajaran ekstrakulikuler baik yang wajib maupun pilihan.

Untuk mendukung tujuan dan misi sekolah maka muatan lokal pada SMP PERTANIAN LIMA SERANGKAI disuaian pada kondisi wilayah berdirinya sekolah SMP PERTANIAN LIMA SERANGKAI yaitu di daerah yang berpotensi di bidang pertanian adalah mata pelajaran yang lebih menekankan pada bidang pertanian seperti bercocok taman, budidaya tanaman pangan maupun tanaman hias yang dirawat dengan baik dan jika sudah tiba masa panen hasil bercocok tanam siswa bisa di manfaatkan oleh sekolah baik untuk di jual maupun di olah menjadi berbagai masakan yang nantinya di konsumsi oleh warga sekitar atau sekolah.

 

Tabel 1. Struktur Kurikulum Kelas VII, VIII, dan XI

Komponen

Mata Pelajaran Umum

Alokasi Waktu

Semester 1

Semester 2

  1. Pendidikan Agama

2

2

  1. Pendidikan Kewarganegaraan

2

2

  1. Bahasa Indonesia

4

4

  1. Bahasa Inggris

6

6

  1. Matematika

4

4

  1. IPA Terpadu

4

4

  1. IPS Terpadu

4

4

  1. Seni Budaya

2

2

  1. Pendidikan jasmani, Olahraga, dan kesehatan

2

2

  1. Teknologi Informasi dan Komunikasi

4

4

Muatan Lokal

4

4

Jumlah

38

38

 

Komponen

Mata Pelajaran Bakat

(Pengembangan diri)

Alokasi Waktu

Semester 1

Semester 2

  1. Bakat bidang Olahraga (basket, bulu tngkis, voli, sepak bola, renang, panjat tebing.

@6

@6

  1. Bakat bidang Teknologi pemrograman computer.

@6

@6

  1. Bakat bidang seni (seni tari (tradisional dan modern), menyanyi, alat musik, seni rupa, serta designer)

@6

@6

  1. Bakat bidang pertanian (tekhnik pengolahan lahan dan pemilihan benih yang baik, budidaya tanaman pangan, dan budidaya tanaman hias.

@6

@6

  1. Bakat bidang tataboga (pengolahan bahan makanan, pengatahuan gizi makanan.

@6

@6

Jumlah

6

6

 

 

 

 

  1. c.       Beban Belajar

Jumlah jam pembelajaran tatap muka per minggu untuk SMP PERTANIAN LIMA SERANGKAI adalah 44 jam pembelajaran.

 

Tabel 3. Beban Belajar Kegiatan Tatap Muka Keseluruhan untuk setiap Satuan Pendidikan

Satuan

Pendidikan

Kelas

Satu jam

pemb. tatap

muka(menit)

Jumlah jam

pemb. Per

minggu

SMP

 

VII s.d. IX

40

44

 

 

 

  1. d.      Kalender Pendidikan

Setiap satuan pendidikan berkewajiban untuk menyusun kalender pendidikan berdasarkan alokasi waktu sesuai dengan Standar Isi dengan memperhatikan ketentuan dari pemerintah pusat. Pada kalender pendidikan, yang dimaksud dengan: 

1)        Masa bimbingan studi bagi siswa baru adalah kegiatan sehari-hari pertama masuk sekolah selanjutnya disebut mabis.

2)        Hari belajar efektif adalah hari belajar yang benar-benar digunakan untuk kegiatan belajar mengajar sesuai dengan tuntutan kurikulum

3)        Hari libur sekolah adalah hari ditiadakannya kegiatan belajar mengajar di sekolah

4)        Libur khusus adalah hari waktu libur yang diadakan sehubungan dengan:

  • Peringatan keagamaan
  • Peringatan hari besar nasional dan yang lainnya
  • Keadaan musim atau karena sesuatu bencana alam atau
  • Keperluan lainnya di luar ketentuan tentang libur umum

5)        Libur besar adalah libur yang berlangsung selama 18 hari yang dimulai setelah penyerahan Buku Laporan Penilaian Hasil Belajar pada semester genap.

6)        Awal tahun pelajaran adalah hari dimulainya kegiatan belajar mengajar tiap tahun pelajaran.

7)        Masa belajar selama 6 hari kerja yang dilaksanakan untuk kegiatan belajar mengajar dan tidak boleh kurang dari jam pelajaran per minggu sesuai ketentuan kurikulum yang berlaku pada suatu sekolah.

8)        Sistem semester adalah suatu waktu pemberian pelajaran yang berlangsung sekitar 100-122 hari belajar sekolah efektif.

 

Alokasi Waktu pada Kelender Pendidikan

No

Kegiatan

Alokasi Waktu

Keterangan

1.

Minggu efektif belajar

Minimum 34 minggu dan

maksimum

38 minggu

Digunakan untuk kegiatan pembelajaran

efektif pada setiap satuan pendidikan

2.

Jeda tengah semester

Maksimum 2 minggu

Satu minggu setiap semester

3.

Jeda antarsemester

Maksimum 2 minggu

Antara semester I dan II

4.

Libur akhir tahun

Pelajaran

Maksimum

3 minggu

Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi

akhir dan awal tahun pelajaran/

5.

Hari libur keagamaan

2 – 4 minggu

Daerah khusus yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengaturnya sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif

6.

Hari libur umum/nasional

Maksimum

2 minggu

Disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah

7.

Hari libur khusus

Maksimum

1 minggu

Untuk satuan pendidikan sesuai dengan ciri kekhususan masing-masing

8.

Kegiatan khusus

Sekolah

Maksimum 3 minggu

Digunakan untuk kegiatan yang diprogramkan secara khusus oleh sekolah/madrasah tanpa mengurangi jumlah minggu efektif

belajar dan waktu pembelajaran efektif

 

  1. e.       Program Pembelajaran

Standar Kompetensi Lulusan Satuan Pendidikan

1)      Mengamalkan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan remaja.

2)      Memahami kekurangan dan kelebihan diri sendiri.

3)      Menunjukkan sikap percaya diri.

4)      Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungan yang lebih luas.

5)      Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup nasional.

6)      Mencari dan menerapkan informasi dari lingkungan sekitar dan sumber-sumber lain secara logis, kritis, dan kreatif.

7)      Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif.

8)      Menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai dengan potensi yang dimilikinya.

9)      Menguasai bidang pertanian dengan baik

10)  Menguasai dan berprestasi dalam satu bidang bakat atau lebih

11)  Mampu berkompetisi di tingkat nasional menuju global.

12)  Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun.

13)  Menunjukkan keterampilan bidang tataboga

 

  1. Ketuntasan Belajar

Ketuntasan belajar setiap indikator yang telah ditetapkan dalam suatu kompetensi dasar berkisar antara 0-100%. Kriteria ideal ketuntasan untuk masing-masing indikator 75%. Satuan pendidikan harus menentukan kriteria ketuntasan minimal dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik serta kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran. Satuan pendidikan diharapkan meningkatkan kriteria ketuntasan belajar secara terus menerus untuk mencapai kriteria ketuntasan ideal.

 

  1. Kenaikan Kelas dan Kelulusan

Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun ajaran. Kriteria kenaikan kelas diatur oleh masing-masing direktorat teknis terkait.

Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah:

  • Menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
  • Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran pertanian, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan;
  • Lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan
  • Lulus ujian nasional.
  • Lulus Ujian Bakat.

   Kriteria penentuan kenaikan kelas SMP PERTANIAN LIMA SERANGKAI Kenaikan kelas dilaksanakan satuan pendidikan pada setiap akhir tahun.

Peserta didik dinyatakan naik kelas, apabila yang bersangkutan telah

mencapai kriteria ketuntasan minimal. Peserta didik dinyatakan harus mengulang di kelas yang sama bila,

a)  Jika peserta didik tidak menuntaskan standar kompetensi dan kompetensi dasar lebih dariempat mata pelajaran sampai pada batas akhir tahun pelajaran,

b) Jika karena alasan yang kuat, misal karena gangguan kesehatan fisik, emosi atau mental sehingga tidak mungkin berhasil dibantu mencapai kompetensi yang ditargetkan.

c) jika peserta didik tidak menuntaskan standar kelulusan  bidang pertanian yang di tentukan oleh sekolah.

 

 

 

  1. 5.      Bidang Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan
    1. a.    Tenaga Pendidik (Guru)

1)        Jumlah guru sesuai dengan mata pelajaran yang dibutuhkan

2)        Semua guru sesuai dengan kualifikasi pendidikan 100%

3)        Memiliki pengembangan dokumen kurikulum yang berbasis kecakapan hidup dan lingkungan

4)        Guru dapat mengoperasikan komputer pada program words dan exel 

 

 

b. Kepala Sekolah

1)        Kepala sekolah minimal lulusan Strata 1

2)        Berkompetesi dalam bidang perencanaan/Pembuatan RPS

3)        Memiliki kemampuan dalam melaksanakan monitoring dan evaluasi program sekolah

4)        Mampu mengembangkan ICT

5)        Mampu memimpin sekolah dengan baik

6)        Kepala sekolah dipilih secara musyawarah berdasarkan kesepakatan bersama

 

c. Tenaga Kependidikan Sekolah

1)      Memiliki kopentensi sesuai bidang dan tugasnya

2)      Memiliki keterampilan sesuai bidang tugasnya

3)      Memiliki kemampuan ICT

 

  1. 6.      Bidang Sarana dan Prasarana

            Program pengelolaan sarana dan prasarana

  1. Membantu tugas kepala sekolah di dalam penyelenggaraan kegiatan sekolah sehari-harinya terutama menyangkut urusan penyediaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana.
  2. Menyedikan, mengatur, memelihara sarana dan prasarana sekolah dengan pelaksanaan kegiatan sekolah dan proses belajar mengajar dapat berjalan dengan tertib dan lancar. Tentu saja hal ini tidak lepas dari pengawasan.
  3. mengupayakan kepada seluruh aparat penyelenggara sekolah (guru, karyawan,                 maupun siswa) akan pentingnya kesadaran diri untuk ikut memelihara keindahan dan kebersihan lingkungan sekolah sebagai unsur ketahanan sekolah.
  4. Memikirkan, mengusahakan sarana dan prasarana yang belum ada/diadakan serta mengganti memperbaiki sarana dan prasarana yang telah rusak.
  5. Menyusun rencana kebutuhan sarana dan prasarana sekolah.
  6. Mengkoordinasikan pendayagunaan sarana dan prasarana sekolah
  7. Mengelola dalam pembiyaan alat-alat pengajaran
  8. Menyusun laporan pelaksanaan urusan sarana dan prasarana sekolah

 

Program Khusus Pemeliharaan Sarana dan Prasarana

Program khusus ini dilaksanakan secara rutin yang meliputi :

1. Pemeliharaan kebersihan dan keindahan sekolah serta lingkungan secara teratur dengan meningkatkan tugas kerja karyawan.

2. Menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam menyelenggarakan sekolah seperti alat tulis menulis serta kertas dan lain-lain.

3. Mencatat dan mangawasi penggunaan sarana dan prasarana sekolah secara teratur agar setiap saat dapat diketahui.

4.  Pembinaan tenaga karyawan baik bagian kebersihan maupun bagian pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah agar mereka sadar dan mampu meningkatkan partisipasi di dalam menunjang penyelenggaraan sekolah sesuai dengan tugasnya masing-masing.

5.  Mengikutsertakan pamong, karyawan serta siswa agar ikut memelihara sarana dan prasarana yang ada disekolah, begitu pula mengenai kebersihan serta keindahan sekolah dengan lingkungannya

6. Mengkoordinir kebersihan ruangan kelas, ruang guru dan ruang kepala sekolah setiap hari.

7.  Mengkoordinir kebersihan halaman sekolah, kebersihan taman, kebersihan   kamar kecil serta kebutuhan air kamar kecil setiap hari.

 

Program Jangka Pendek Pemeliharaan Sarana dan Prasarana

1.      Kebersihan dan keindahan meliputi :

Kebersihan dan keindahan di dalam dan di luar ruang dan seluruh ruang yang ada di sekolah dengan cara:

  • Meningkatkan pesan serta tenaga kerja karyawan agar bekerja sebagai mana mestinya
  • Setiap ruangaa dibersihkan pagi hari oleh siswa yang menempati ruangan tersebut sebelum jam 07.00 dan sebelum jam 12.40 bagi siswa yang masuk siang.
  • Ruang guru, ruang kepala sekolah dan ruang sekolah dibersihkan oleh karyawan atau  pegawai sekolah setiap hari secara bergilir sebelum jam 07.00.
  • Membersihkan lorong-lorong kelas atau ruangan dan halaman sekitar oleh penjaga malam pada malam hari.
  • Membersihkan halaman depan dan belakang ruang kelas oleh masing-masing siswa yang menempati ruangan tersebut setiap hari.

       Kebersihan kamar kecil:

Diusahakan agar selalu terpelihara kebersihannya dengan penyediaan air yang cukup sehingga tidak menimbulkan bau yang dapat mengganggu pada ruang sekitarnya. Dengan cara ruang kamar   kecil ini dibersihkan 2 kali dalam satu minggu oleh karyawan atau petugas kebersihan.

2.      Penyediaan dan penambahan sarana dan prasarana

       Sarana dan prasarana yang sangat diperlukan untuk kelengkapan sekolah yang diprioritaskan antara lain:

  • Perlengkapan:
  1. Memperbaiki atap yang bocor
  2. Memperbaiki plafon ruangan dan teras yang rusak
  3. Memperbaiki tegel/ubin ruangan dan teras yang rusak
  4. Memperbaiki got/saluran air yang tersumbat
  5. Memasang kawat terali pada ruangan kepala sekolah, dan ruang guru guru
  6. Memasang atau mengganti kran air yang rusak.
  7. Penataan ruangan dan halaman laboraturium
  8. Penataan dan penggunaan alat dan bahan laboraturium
  9. Pembuatan papan data keadaan guru, keadaan pegawai sekolah, struktur organisasi sekolah, strutur organisasi laboraturium dan sekolah
  10. Memperbaiki/mengganti kaca jendela ruang kelas, dan ruangan yang lainya yang pecah .

 

  • Peralatan
  1. Pengadaan alat kebersihan dan keindahan kelas
  2.   Pengadaan alat olahraga dan kesenian untuk meningkatkan prestasi dan kegiatan   pengembangan diri siswa
  3. Pengadaan papan white board untuk ruang kelas dan untuk data pengelolaan laboraturium
  4. Pengadaan meja dan kursi siswa /mebel siswa
  5. Pengadaan meja dan kursi guru /mebel guru
  6. Pengadaan meja dan kursi pegawai sekolah / meubler sekolah
  7. Pengadaan lemari rak untuk guru
  8. Pengadaan lemari rak untuk barang inventaris sekolah
  9. Pengadaan mesin steencil
  10. Pengadaan komputer baru untuk menunjang pembelajaran TIK dan pengembangan diri siswa
  11. Pengadaan LCD proyektor
  12. Pengadaan meja dan kursi praktikum laboraturium IPA
  13. Pengadaan buku-buku perpustakaan/buku pelajaran untuk siswa dan pegangan guru
  14. Pengadaan kitab suci Al-Qur’an untuk kegiatan IMTAQ dan pengembangan diri siswa
  15. Pengadaan meja dan kursi / mebel perpustakaan
  16. Pengadaan lemari rak untuk alat dan bahan praktikum laboraturium IPA
  17. Pengadaan alat-alat dan bahan praktikum IPA  
  18. Pengadaan gordin pada ruang perpustakaan / ruang komputer dan ruang laboraturium IPA  
  19. Perbaikan meja dan kursi  yang rusak secara rutin dan teratur
  20. Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah dengan pencatatan yang teratur serta pengecekan setiap akhir bulan

 

Program Jangka Panjang pemeliharaan sarana dan prasarana

  • Memperbaiki jalan masuk dengan fluur atau memasang paving blok
  • membuat jalan antar kelas dengan memasang paving blok
  • membangun lapangan olahraga (volly ball, basket, bulu tangkis) yang permanen untuk menunjang kegiatan proses belajar mengajar dan pengembangan diri siswa
  • pembangunan pagar (terali) pintu  gerbang depan
  • pembangunan 1 buah post Satuan pengaman (satpam)
  • pemagaran keliling halaman sekolah dengan pagar permanen
  • pembangunan teras musholah/melanjutkan pembangunan musholah untuk menunjang kegiatan IMTAQ dan pengembangan diri siswa
  • pembuatan taman baru pada halaman depan ruang kelas
  • perbaikan WC/kamar mandi siswa, guru dan pegawai

 

7. Kelengkapan Prasarana Dan Sarana

1. Ruang Kelas

  • Fungsi ruang kelas adalah tempat kegiatan pembelajaran teori, praktek yang tidak memerlukan peralatan khusus, atau praktek dengan alat khusus yang mudah dihadirkan.
  • Jumlah minimum ruang kelas sama dengan banyak mata pelajaran. Ruang kela memiliki jendela yang memungkinkan pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan untuk memberikan pandangan ke luar ruangan.
  • Ruang kelas memiliki pintu yang memadai agar peserta didik dan guru dapat segera keluar ruangan jika terjadi bahaya, dan dapat dikunci dengan baik saat tidak digunakan.

 

Tabel Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Kelas

NO

Jenis

Deskripsi

1

Perabot

 

1.1

Kursi peserta

didik

Kuat, stabil, aman, dan mudah

dipindahkan oleh peserta didik.

Ukuran sesuai dengan kelompok usia

peserta didik dan mendukung

pembentukan postur tubuh yang baik.

Desain dudukan dan sandaran membuat

peserta didik nyaman belajar.

1.2

Meja peserta

didik

Kuat, stabil, aman, dan mudah

dipindahkan oleh peserta didik.

Ukuran sesuai dengan kelompok usia

peserta didik dan mendukung postur

tubuh yang baik.

Desain memungkinkan kaki peserta didik

masuk dengan leluasa ke bawah meja.

1.3

Kursi guru

Kuat, stabil, aman, dan mudah

dipindahkan.

Ukuran memadai untuk duduk dengan

nyaman

1.4

Meja guru

Kuat, stabil, aman, dan mudah

dipindahkan.

Ukuran memadai untuk bekerja dengan

nyaman.

1.5

Lemari

Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk menyimpan

perlengkapan yang diperlukan kelas

tersebut.

Tertutup dan dapat dikunci.

1.6

Papan pajang

Ukuran minimum 60 cm x 120 cm.

2

Media Pendidikan

 

2.1

Papan tulis

Ukuran minimum 90 cm x 200 cm.

Ditempatkan pada posisi yang

memungkinkan seluruh peserta didik

melihatnya dengan jelas.

2.2

Laptop

Dengan kualitas terbaik dan tercanggih

3

Perlengkapan Lain

 

3.1

Tempat sampah

15 buah

3.2

Jam dinding

9 buah

3.3

Kotak kontak

9 buah

3.5

Peralatan lain yang dibutuhkan untuk menunjang proses pembelajaranyang bersangkutan dengan mata pelajaran

 

 

2. Ruang Perpustakaan

  • Ruang perpustakaan berfungsi sebagai tempat kegiatan peserta didik dan guru memperoleh informasi dari berbagai jenis bahan pustaka dengan membaca, mengamati, mendengar, dan sekaligus tempat petugas mengelola perpustakaan.
  • Ruang perpustakaan dilengkapi jendela, komputer, infokus, mesin foto copy
  • Ruang perpustakaan terletak di bagian sekolah yang mudah dicapai.

 

Tabel Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Perpustakaan

 

NO

Jenis

Deskripsi

1

Buku

 

1.1

Buku teks

Pelajaran

Termasuk dalam daftar buku teks

pelajaran yang ditetapkan oleh

Mendiknas dan daftar buku teks muatan

lokal yang ditetapkan oleh Gubernur

atau Bupati/Walikota

1.2

Buku panduan pendidik

 

1.3

Buku pengayaan

Terdiri dari 70% non-fiksi dan30% fiksi.

1.4

Buku referensi

meliputi Kamus

Besar Bahasa Indonesia, kamus Bahasa

Inggris, bahasa jerman, bahasa mandari, bahasa jepang, bahasa rusia dan seluruh bahasa yang ada di dunia ensiklopedi, buku statistik

daerah, buku telepon, buku undangundang

dan peraturan, dan kitab suci.

1.5

Sumber belajar

Lain

Sekurang-kurangnya meliputi majalah,

surat kabar, globe, peta, CD

pembelajaran, dan alat peraga matematika

2

Perabot

.

2.1

Rak buku

Kuat, stabil, dan aman.

Dapat menampung seluruh koleksi

dengan baik.

Memungkinkan peserta didik

menjangkau koleksi buku dengan

mudah.

2.2

Rak majalah

Kuat, stabil, dan aman.

Dapat menampung seluruh koleksi

majalah.

Memungkinkan peserta didik

menjangkau koleksi majalah dengan

mudah.

2.3

Rak surat kabar

Kuat, stabil, dan aman.

Dapat menampung seluruh koleksi

suratkabar.

Memungkinkan peserta didik

menjangkau koleksi suratkabar dengan

mudah.

2.4

Meja baca

Kuat, stabil, aman, dan mudah

dipindahkan oleh peserta didik.

Desain meja memungkinkan kaki

peserta didik masuk dengan leluasa ke

bawah meja.

2.5

Kursi baca

Kuat, stabil, aman, dan mudah

dipindahkan oleh peserta didik.

Desain dudukan dan sandaran membuat

peserta didik nyaman belajar.

2.6

Kursi kerja

Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk bekerja dengan

nyaman.

2.7

Meja kerja/

sirkulasi

Cukup untuk menyimpan kartu-kartu

katalog.

Lemari katalog dapat diganti dengan

meja untuk menempatkan katalog.

2.8

Lemari katalog

Cukup untuk menyimpan kartu-kartu

katalog.

Lemari katalog dapat diganti dengan

meja untuk menempatkan katalog.

2.10

Papan

pengumuman

Ukuran minimum 1 m2.

2.11

Meja multimedia

Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk menampung

seluruh peralatan multimedia.

3

Media Pendidikan

 

3.1

Peralatan

multimedia

set

komputer (CPU, monitor minimum

15 inci, printer), TV, radio, dan

pemutar VCD/DVD.

4

Perlengkapan Lain

 

4.1

Buku inventaris

1 buah/sekolah

4.2

Tempat sampah

1 buah/ruang

4.3

Jam dinding

1 buah/ruang

 

3. Ruang Laboratorium IPA

a. Ruang laboratorium IPA berfungsi sebagai tempat berlangsungnya kegiatan

 pembelajaran IPA secara praktek yang memerlukan peralatan khusus.

b. Ruang laboratorium IPA dapat menampung minimum satu

rombongan belajar.

c. Ruang laboratorium IPA dilengkapi dengan fasilitas untuk memberi

pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek

percobaan.

  1. Tersedia air bersih.
  2.  

Tabel Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Laboratorium IPA

NO

Jenis

Deskripsi

1

Perabot

 

1.1

Kursi

Kuat, stabil, aman, dan mudah

dipindahkan oleh peserta didik.

 

1.2

Meja peserta

didik

Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk menampung

kegiatan peserta didik secara

berkelompok maksimum 7 orang

1.3

Meja demonstrasi

Kuat, stabil, dan aman.

Luas meja memungkinkan untuk

melakukan demonstrasi dan

menampung peralatan dan bahan

yang diperlukan.

Tinggi meja memungkinkan seluruh

peserta didik dapat mengamati

percobaan yang didemonstrasikan.

1.4

Meja persiapan

Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk menyiapkan materi percobaan.

1.5

Lemari alat

Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk menampung

semua alat.

Tertutup dan dapat dikunci.

1.6

Lemari bahan

Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk menampung

semua bahan dan tidak mudah

berkarat.

Tertutup dan dapat dikunci.

1.7

Bak cuci

Tersedia air bersih dalam jumlah

memadai

2

Peralatan

Pendidikan

 

2.1

Mistar

Panjang minimum 50 cm,

ketelitian 1 mm.

2.2

Jangka sorong

Ketelitian 0,1 mm.

2.3

Timbangan

Memiliki ketelitian berbeda

2.4

Stopwatch

Ketelitian 0,2 detik

2.5

Rol meter

Panjang minimum 5 m,

ketelitian 1 mm.

2.6

Termometer

100 C

Ketelitian 0,5 derajat.

2.7

Gelas ukur

Ketelitian 1 ml.

2.8

Massa logam

Dari jenis yang berbeda,

minimum massa 20 g.

2.9

Multimeter

AC/DC, 10 kilo

ohm/volt

Dapat mengukur tegangan, arus, dan

hambatan.

Batas minimum ukur arus

100 mA-5 A.

Batas minimum ukur tegangan

untuk DC 100 mV-50 V.

Batas minimum ukur tegangan

untuk AC 0-250 V.

2.10

Batang magnet

Dilengkapi dengan potongan

berbagai jenis logam.

2.11

Globe

Memiliki penyangga dan dapat

diputar.

Diameter minimum 50 cm.

Dapat memanfaatkan globe yang

terdapat di ruang perpustakaan.

2.12

Model tata surya

Dapat menunjukkan terjadinya

gerhana.

Masing-masing planet dapat diputar

mengelilingi matahari

2.13

Garpu tala

Bahan baja, memiliki frekuensi berbeda dalam rentang audio.

2.14

Bidang miring

Kemiringan dan kekasaran

permukaan dapat diubah-ubah.

2.15

Dinamometer

Ketelitian 0,1 N/cm.

2.16

Katrol tetap

1 buah

2.17

Katrol bergerak

1 buah

2.18

Balok kayu

Memiliki massa, luas permukaan,

dan koefisien gesek berbeda.

2.19

Percobaan muai

panjang

Mampu menunjukkan fenomena dan

memberikan data pemuaian

minimum untuk tiga jenis bahan.

2.20

Percobaan optik

Mampu menunjukkan fenomena

sifat bayangan dan memberikan data

tentang keteraturan hubungan antara

jarak benda, jarak bayangan, dan

jarak fokus cermin cekung, cermin

cembung, lensa cekung, dan lensa

cembung.

Masing-masing minimum dengan

tiga nilai jarak fokus.

2.21

Percobaan

rangkaian listrik

Mampu memberikan data hubungan

antara tegangan, arus, dan

hambatan.

2.22

Gelas kimia

Berskala, volume 100 ml.

2.23

Model molekul

sederhana

Minimum dapat menunjukkan atom

hidrogen, oksigen, karbon, belerang,

nitrogen, dan dapat dirangkai

menjadi molekul

2.24

Pembakar spiritus

Kaca, dengan sumbu dan tutup.

2.25

Cawan penguapan

Bahan keramik,

permukaan dalam diglasir.

2.26

Kaki tiga

Dilengkapi kawat kasa dan

tingginya sesuai tinggi pembakar

spiritus.

2.27

Plat tetes

Minimum ada 6 lubang.

2.28

Pipet tetes + karet

Ujung pendek

2.29

.

Mikroskop

monokuler

Minimum tiga nilai perbesaran

obyek dan

dua nilai perbesaran okuler

2.30

Kaca pembesar

Minimum tiga nilai jarak fokus.

2.31

Poster genetika

Isi poster jelas terbaca dan

berwarna, ukuran minimum A1.

2.32

 

Model kerangka

manusia

Tinggi minimum 150 cm.

2.33

 

Model tubuh

manusia

Tinggi minimum 150 cm.

Organ tubuh terlihat dan dapat

dilepaskan dari model.

Dapat diamati dengan mudah oleh

seluruh peserta didik.

2.34

 

34 Gambar/model

Pencernaan manusia

 

Jika berupa gambar, maka isinya

jelas terbaca dan berwarna dengan ukuran minimum A1.

Jika berupa model, maka dapat

dibongkar pasang.

2.35

 

Gambar/model

sistem peredaran

darah manusia

Jika berupa gambar, maka isinya

jelas terbaca dan berwarna dengan

ukuran minimum A1.

Jika berupa model, maka dapat

dibongkar pasang.

2.36

 

Gambar/model

sistem pernafasan

manusia

Jika berupa gambar, maka isinya

jelas terbaca dan berwarna dengan

ukuran minimum A1.

Jika berupa model, maka dapat

dibongkar pasang

2.37

.

Gambar/model

jantung manusia

Jika berupa gambar, maka isinya

jelas terbaca dan berwarna dengan

ukuran minimum A1.

Jika berupa model, maka dapat

dibongkar pasang

2.38

 

Gambar/model

mata manusia

Jika berupa gambar, maka isinya

jelas terbaca dan berwarna dengan

ukuran minimum A1.

Jika berupa model, maka dapat

dibongkar pasang

2.39

 

Gambar/model

telinga manusia

Jika berupa gambar, maka isinya

jelas terbaca dan berwarna dengan

ukuran minimum A1.

Jika berupa model, maka dapat

dibongkar pasang.

2.40

 

Gambar/model

tenggorokan

manusia

Jika berupa gambar, maka isinya

jelas terbaca dan berwarna dengan

ukuran minimum A1.

Jika berupa model, maka dapat

dibongkar pasang.

2.41

Petunjuk percobaan

 

3

Media Pendidikan

 

3.1.

Papan tulis

Ukuran minimum

90 cm x 200 cm.

Ditempatkan pada posisi yang

memungkinkan seluruh peserta

didik melihatnya dengan jelas

4

Perlengkapan Lain

 

4.1

Kotak kontak

1 buah untuk tiap meja peserta

didik,

2 buah untuk meja demo,

2 buah untuk di ruang persiapan.

4.2

.

Alat pemadam

kebakaran

Mudah dioperasikan

4.3.

Peralatan P3K

Terdiri dari kotak P3K dan isinya

tidak kadaluarsa termasuk obat P3K

untuk luka bakar dan luka terbuka

4.4

Tempat sampah

 

4.5

Jam dinding

 

 

4. Ruang Pimpinan

a. Ruang pimpinan berfungsi sebagai tempat melakukan kegiatan pengelolaan

 sekolah/madrasah, pertemuan dengan sejumlah kecil guru, orang tua murid,

 unsur komite sekolah/majelis madrasah, petugas dinas pendidikan, atau tamu

 lainnya.

b. Ruang pimpinan mudah diakses oleh guru dan tamu sekolah/madrasah, dapat

 dikunci dengan baik.

 

Tabel Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Pimpinan

NO

Jenis

Deskripsi

1

Perabot

 

1.1

Kursi pimpinan

Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk duduk dengan

nyaman.

1.2

Meja pimpinan

Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk bekerja dengan

nyaman.

1.3

 

Kursi dan meja

tamu

Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk 5 orang duduk

dengan nyaman

1.4

Lemari

Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk menyimpan

perlengkapan pimpinan

sekolah/madrasah.

Tertutup dan dapat dikunci.

1.5

Papan statistik

Berupa papan tulis berukuran minimum

1 m2.

2

Perlengkapan Lain

 

2.1

.

Simbol

kenegaraan

Terdiri dari Bendera Merah Putih,

Garuda Pancasila, Gambar Presiden RI,

dan Gambar Wakil Presiden RI

2.2

Tempat sampah

 

2.3

Jam dinding

 

 

 

5. Ruang Guru

a. Ruang guru berfungsi sebagai tempat guru bekerja dan istirahat serta

 menerima tamu, baik peserta didik maupun tamu lainnya.

b. Ruang guru mudah dicapai dari halaman sekolah/madrasah ataupun dari luar

 lingkungan sekolah/madrasah, serta dekat dengan ruang pimpinan.

 

Tabel Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Guru

NO

Jenis

Deskripsi

1

Perabot

 

1.1

Kursi kerja

Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk duduk dengan

Nyaman

1.2

Meja kerja

Kuat, stabil, dan aman.

Model meja setengah biro.

Ukuran memadai untuk menulis,

membaca, memeriksa pekerjaan, dan

memberikan konsultasi.

1.3

 

 

Lemari

Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk menyimpan

perlengkapan guru untuk persiapan dan

pelaksanaan pembelajaran.

Tertutup dan dapat dikunci.

1.4

Kursi tamu

 

1.5

Papan statistik

Berupa papan tulis berukuran minimum

1 m2.

1.6

.

Papan

pengumuman

Berupa papan tulis berukuran minimum

1 m2

2

Perlengkapan Lain

 

2.1

Tempat sampah

5 buah

2.2

Jam dinding

1 buah

 

 

6. Ruang Tata Usaha

a. Ruang tata usaha berfungsi sebagai tempat kerja petugas untuk mengerjakan

 administrasi sekolah/madrasah.

b. Ruang tata usaha mudah dicapai dari halaman sekolah/madrasah ataupun dari

 luar lingkungan sekolah/madrasah, serta dekat dengan ruang pimpinan.

 

Tabel Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Tata Usaha

NO

Jenis

Deskripsi

1

Perabot

 

1.1

Kursi kerja

Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk duduk dengan

nyaman

1.2.

Meja kerja

Kuat, stabil, dan aman. Model meja setengah biro.

Ukuran memadai untuk melakukan pekerjaan administrasi

1.3

 

Lemari

Ukuran memadai untuk menyimpan arsip

dan perlengkapan pengelolaan

administrasi sekolah/madrasah.

Tertutup dan dapat dikunci.

1.4

Papan statistik

Berupa papan tulis berukuran minimum

1 m2.

2

Perlengkapan Lain

 

2.1

 

komputer

2 unit

2.2

Tempat sampah

2 buah

2.3

Jam dinding

1 buah

2.4

Filing cabinet

2 buah

2.5

Brankas

2 buah

2.6

Telepon

1 buah

2.7

Penanda waktu

1 buah

 

 

7. Tempat Beribadah

a. Tempat beribadah berfungsi sebagai tempat warga sekolah/madrasah

 melakukan ibadah yang diwajibkan oleh agama masing-masing pada waktu

 sekolah

b. Banyak tempat beribadah sesuai dengan kebutuhan Mercusuar Jaman Merona Junior High School, dengan

Tabel Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Tempat Beribadah

 

NO

Jenis

Deskripsi

1

Perabot

 

1.1

 

Lemari/rak

Ukuran memadai untuk menyimpan

perlengkapan ibadah.

2

Perlengkapan lain

 

2.1

Perlengkapan ibadah

Disesuaikan dengan kebutuhan

2.2

Jam dinding

 

 

8. Ruang Konseling

a. Ruang konseling berfungsi sebagai tempat peserta didik mendapatkan layanan

 konseling dari konselor berkaitan dengan pengembangan pribadi, sosial,

 belajar, dan karir.

b. Ruang konseling dapat memberikan kenyamanan suasana dan menjamin

 privasi peserta didik.

 

 

 

 

Tabel Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Konseling

 

NO

Jenis

Deskripsi

1

Perabot

 

1.1

Meja kerja

Kuat, stabil, dan aman.kUkuran memadai untuk bekerja dengan nyaman.

1.2

Kursi kerja

Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai untuk duduk dengan nyaman.

1.3

 

Kursi tamu

Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk duduk

dengan nyaman.

1.4

Lemari

Kuat, stabil, dan aman. Tertutup dan dapat dikunci.

1.5

Papan kegiatan

 

2

Peralatan konseling

 

2.1

Instrumen konseling

 

2.2

Buku sumber

 

2.3

Media pengembangan

kepribadian

Menunjang pengembangan kognisi,

emosi, dan motivasi peserta didik

3

Perlengkapan lain

 

3.1

Jam dinding

 

 

9. Ruang UKS

a. Ruang UKS berfungsi sebagai tempat untuk penanganan dini peserta didik

 yang mengalami gangguan kesehatan di sekolah/madrasah.

 

Tabel Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang UKS

NO

Jenis

Deskripsi

1

Perabot

 

1.1

Tempat tidur

Kuat, stabil, dan aman.

1.2

Lemari

Kuat, stabil, dan aman. Dapat dikunci

1.3.

Meja

Kuat, stabil, dan aman

1.4.

Kursi

Kuat, stabil, dan aman

2

Perlengkapan Lain

 

2.1

Catatan kesehatan peserta didik

 

2.2

Tempat sampah

2 buah

2.3

Jam dinding

1 buah

2.4

Perlengkapan P3K

Tidak kadaluarsa

2.5

Tandu

2 buah

2.6

Selimut

5 buah

2.7

Tensimeter

1 buah

2.8

Termometer badan

1 buah

2.9

Timbangan badan

1 buah

2.10

Pengukur tinggi badan

1 buah

2.11

Tempat cuci tangan

1 buah

 

10. Ruang Organisasi Kesiswaan

a. Ruang organisasi kesiswaan berfungsi sebagai tempat melakukan kegiatan

 kesekretariatan pengelolaan organisasi kesiswaan

 

Tabel Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Organisasi Kesiswaan

NO

Jenis

Deskripsi

1

Perabot

 

1.1

Meja

Kuat, stabil, aman dan mudah dipindahkan

1.2

Kursi

Kuat, stabil, aman dan mudah dipindahkan

1.3

Papan tulis

 

1.4

Lemari

Kuat, stabil, dan aman.

Tertutup dan dapat dikunci.

2

Perlengkapan lain

 

2.1

Jam dinding

 

 

 

11. Kamar Mandi

a. Kamar Mandi  berfungsi sebagai tempat buang air besar dan/atau kecil..

b. Kamar Mandi  berdinding, beratap, dapat dikunci, dan mudah dibersihkan.

c. Tersedia air bersih di setiap unit Kamar Mandi.

 

Tabel Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Kamar Mandi

No

Jenis

Deskripsi

1

Perlengkapan lain

 

1.1.

Kloset duduk

Saluran berbentuk leher angsa

1.2

Tissue

Tissue

1.3

Gantungan

pakaian

 

1.4

 

Tempat sampah

 

 

12. Tempat Bermain/Berolahraga

a. Tempat bermain/berolahraga berfungsi sebagai area bermain, berolahraga,

pendidikan jasmani, upacara, dan kegiatan ekstrakurikuler.

b. Tempat bermain sebagian ditanami pohon penghijauan.

c. Tempat bermain/berolahraga diletakkan di tempat yang paling sedikit

mengganggu proses pembelajaran di kelas.

d. Tempat bermain/berolahraga tidak digunakan untuk tempat parkir.

 

Tabel Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Tempat Bermain/Berolahraga

NO

Jenis

Rasio

Deskripsi

1

Pealatan pendidikan

 

 

1.1

Tiang bendera

1 buah/sekolah

Tinggi sesuai ketentuan yang berlaku.

1.2

Bendera

1 buah/sekolah

Ukuran sesuai ketentuan yang berlaku.

1.3

 

Peralatan bola

voli

2 buah/sekolah

Minimum 6 bola.

1.4

Peralatan sepak

bola

1 set/sekolah

. Minimum 6 bola

1.5

Peralatan bola

basket

1 set/sekolah

Minimum 6 bola.

1.6

Peralatan senam

1 set/sekolah

Minimum matras, peti loncat, tali loncat, simpai, bola plastik, tongkat, palang tunggal, gelang

1.7

Peralatan atletik

1 set/sekolah

Minimum lembing, cakram, peluru,

tongkat estafet, bak loncat.

1.8

 

Peralatan seni

budaya

1 set/sekolah

Disesuaikan dengan potensi masing-masing

1.9

Peralatan ketrampilan

1 set/sekolah

Disesuaikan dengan potensi masing-masing

2

Perlengkapan lain

 

 

2.1

Pengeras suara

1 set/sekolah

 

2.2

Tape recorder

1buah/sekolah

 

 

13. Gudang

a. Gudang berfungsi sebagai tempat menyimpan peralatan pembelajaran di luar

 kelas, tempat menyimpan sementara peralatan sekolah/madrasah yang

 tidak/belum berfungsi, dan tempat menyimpan arsip sekolah/madrasah yang

 telah berusia lebih dari 5 tahun.

b. Gudang dapat dikunci.

 

Tabel Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Gudang

NO

Jenis

Rasio

Deskripsi

1

Perabot

 

 

1.1.

Lemari Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk menyimpan alatalat

dan arsip berharga.

1 buah/ruang

Lemari Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk menyimpan alat-alat

dan arsip berharga

1.2

Rak.

1 buah/ruang

Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk menyimpan

peralatan olahraga, kesenian, dan

keterampilan

 

  1. 1.      Ruang tataboga
    1. Tempat untuk melakukan segala aktifitas memasak siswa.
    2. Tempat untuk menyimpan hasil panen dari pertanian siswa
    3. Ruang tataboga dapat menampung satu rombongan murid
    4. Ruang tataboga di lengkapai dengan pencahayaan yang baik, sirkulasi udara yang baik dan peralatan yang menunjang aktifitas ketatabogaan
    5. Tersedia air bersih
    6.  

Tabel Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana ruang tataboga

NO

Jenis

Deskripsi

1

Perabot

 

1.1

Kursi

Kuat, stabil, aman, dan mudah

dipindahkan oleh peserta didik.

1.2

Meja peserta

Didik

Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk menampung

kegiatan peserta didik secara

berkelompok maksimum 7 orang

1.3

Meja demonstrasi

Kuat, stabil, dan aman.

Luas meja memungkinkan untuk

melakukan demonstrasi dan

menampung peralatan dan bahan

yang diperlukan.

Tinggi meja memungkinkan seluruh

peserta didik dapat mengamati

percobaan yang didemonstrasikan.

1.4

Meja persiapan

Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk menyiapkan materi percobaan.

1.5

Lemari alat

Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk menampung

semua alat.

Tertutup dan dapat dikunci.

1.6

Lemari bahan

Kuat, stabil, dan aman.

Ukuran memadai untuk menampung

semua bahan dan tidak mudah

berkarat.

Tertutup dan dapat dikunci.

1.7

Kompor

10 buah

1.8

Wajan penggorengan

10 buah

1.9

Panci

10 buah

1.10

Centong

10 buah

1.11

Kodek

10 buah

1.12

Piring

2 lusin

1.13

Gelas

2 lusin

1.14

Garpu

2 lusin

1.15

Mangkok

2 lusin

1.16

Pisau

20 buah

1.17

Ulekan

10 buah

1.18

Sendok

2 lusin

1.19

Baskom

30 buah

1.20

Bak cuci

Tersedia air bersih dalam jumlah

memadai

2

Peralatan Pendidikan

 

2.1

Timbangan

Memiliki ketelitian berbeda

2.2

Stopwatch

Ketelitian 0,2 detik

2.3

Papan tulis

Ukuran minimum

90 cm x 200 cm.

Ditempatkan pada posisi yang

memungkinkan seluruh peserta

didik melihatnya dengan jelas

3

Perlengkapan Lain

 

3.1

.

Alat pemadam

Kebakaran

Mudah dioperasikan

3.2

Peralatan P3K

Terdiri dari kotak P3K dan isinya

tidak kadaluarsa termasuk obat P3K

untuk luka bakar dan luka terbuka

3.3

Tempat sampah

3 buah

3.4

Jam dinding

2 buah

 

  1. 7.      Bidang keuangan dan Pembiayaan

PENDANAAN (TANAH)

No

bangunan/tanah

jumlah

m2

Luas m2

Harga

TOTAL

1

Lokal

9

53

477

75000

35775000

2

WC

3

3

9

75000

675000

3

Laboratorium

6

63

378

75000

28350000

4

Ruang Kepsek

1

53

53

75000

3975000

5

Ruang Guru

1

130

130

75000

9750000

6

R. Tata Usaha

1

126

126

75000

9450000

7

Perpustakaan

1

190

190

75000

14250000

8

Kantin

1

150

150

75000

11250000

9

Masjid

1

100

100

75000

7500000

10

Koperasi Sekolah

1

90

90

75000

6750000

11

Jalan (panjang x lebar)

200

7

1400

75000

105000000

12

Lapangan Upacara

1

800

800

75000

60000000

13

Stadion sepak bola

1

2500

2500

75000

187500000

14

Aula/Gedung Serbaguna

1

252

252

75000

18900000

15

UKS

1

126

126

75000

9450000

16

Pos Satpam

1

6

6

75000

450000

TOTAL

LUAS BANGUNAN

6787

TOTAL

509025000

 

PENDANAAN (BANGUNAN)

 

No

Nama Bangunan

Jumlah

m2

Luas m2

Harga Bangunan/m2

TOTAL

1

Lokal

9

53

477

2000000

954000000

2

WC

3

3

9

2000000

18000000

3

Laboratorium

6

63

378

2000000

756000000

4

Ruang Kepsek

1

53

53

2000000

106000000

5

Ruang Guru

1

130

130

2000000

260000000

6

R. Tata Usaha

1

126

126

2000000

252000000

7

Perpustakaan

1

190

190

2000000

380000000

8

Kantin

1

150

150

1000000

150000000

9

Masjid

1

100

100

2000000

200000000

10

Koperasi Sekolah

1

90

90

2000000

180000000

11

Jalan (panjang x lebar)

200

7

1400

1500000

2100000000

12

Lapangan Upacara

1

800

800

1500000

1200000000

13

Stadion sepak bola

1

2500

2500

2000000

5000000000

14

Aula/Gedung Serbaguna

1

252

252

2000000

504000000

15

UKS

1

126

126

2000000

252000000

16

Pos Satpam

1

6

6

500000

3000000

17

Pagar (tinggi x panjang)

3

6164

18492

1000000

18492000000

TOTAL

30807000000

 

PENDANAAN per-5 tahun (SARANA DAN PRASARANA)

No

Nama Barang

Jumlah

Harga @

TOTAL

1

Kursi+Meja Siswa (9×30)

270

200000

54000000

2

Kursi Lab (6×30)

180

100000

18000000

3

Meja Lab (6×6)

360

250000

90000000

4

Kursi+Meja Guru

25

300000

7500000

5

Kursi+Meja Kepsek

1

400000

400000

6

Kursi Perpustakaan

110

150000

16500000

7

Meja Perpustakaan

20

350000

7000000

8

Kursi+Meja TU

10

300000

3000000

9

UKS dan Alat

1

100000000

100000000

10

Papan Tulis white board

18

15000000

270000000

11

Mobil Operasional

2

120000000

240000000

12

Motor Operasional

3

13000000

39000000

TOTAL

1000

TOTAL

845400000

 

 

     

PENDANAAN (UANG SPP)

No

PENDANAAN

HARGA

Jumlah Siswa

Uang SPP per-Bulan

1

Gaji pegawai dan operasional sekolah

888980000

270

3292518.5

KAS SEKOLAH

1500000

PEMBULATAN

530611.111

TOTAL

5323129.611

                 

 

PENDANAAN (UANG MASUK)

No

Pendanaan

Harga

Masa Pakai (tahun)

Pendanaan Per-tahun

Jumlah Siswa

JUMLAH

1

Tanah

509025000

10

50902500

270

188527.78

2

Bangunan

30807000000

10

3080700000

270

11410000

3

Sarana+Prasarana

845400000

3

281800000

270

1043703.7

JUMLAH

32161425000

 

3413402500

JUMLAH

11410000

SETORAN YAYASAN

10000000

PEMBULATAN

11400000

OSIS+Ekstrakulikurer

3000000

Uang Masuk per-Siswa

2000000

 

  1. 8.      Budaya dan Lingkungan Sekolah

Berdasarkan visi sekolah SMP PERTANIAN LIMA SERANGKAI, Mencetak Generasi Yang Religius, Mandiri, Kreatif, Edukatif, Inovatif, dan Berjiwa Sosial, untuk dapat merealisasikan visi, misi dan tujuan tersebut maka  sekolah berusaha untuk menciptakan budaya dan lingkungan yang mendukung ketercapaian tujuan pendidikan dengan melakukan pendidikan berbasis lingkungan dan pertanian dengan mengoptimalkan fasilitas sekolah, kualitas tenaga pengajar dan  staf sekolah agar dapat mengembangkan kemampuan dan keahlian siswa dalam bidang ilmu, keterampilan, teknologi dan budi pekerti yang luhur serta memiliki kepribadian yang baik menarik tangguh dan mampu bersaing dalam dunia nasional maupun internasional dan memiliki rasa cinta terhadap tanah air.

b. Prosedur pelaksanaan penciptaan suasan iklim dan lingkungan sekolah

Budaya Dan Lingkungan Sekolah

 

Sasaran

Program

Indikator

Kegiatan

Penanggung jawab

Lingkup

Memiliki rasa nasioalisme

Menumbuhkan rasa nasionalisme

Tertanamya rasa nasionalisme

Upacara bendera setiap hari senin, jumat dan hari nasional

Kepala sekolah komite

Kepala sekolah, guru, staf sekolah dan siswa

Menciptakan kreatifitas dan kemandirian

Menumbuhkan sikap kratifitas dan kemandirian

Terciptanya kreatifitas dan kemandirian siswa

Pengolahan hasil pertanian

Wakapemasaran 

Semua warga sekolah

Memiliki jiwa berwirausaha

Menumbuhkan jiwa berwirausaha

Tertanamnya jiwa berwirausaha

Memasarkan hasil dan produk pertanian

Wakapemasaran 

Semua warga sekolah

Terjaganya lingkungan sekolah yang bersih.

Peningkatan kebersihan lingkungan sekolah.

Terpeliharalingkungan yang bersih, rapih dan nyaman.

Mengadakan kegiatan kebersijhan kelas dan lingkungan sekolah setiap hari selasa

Kepala Sekolah

Komite

Semua warga sekolah

Mengoptimalkan bakat yang dimiliki siswa

Mengembangkan bakat-bakat khusus yang dimiliki siswa

Memilki bakat khusus sesuai kemampuan siswa hingga dapat menjadi keahlian khusus

Mengadakan kelas pengembangan bakat siswa setiap hari rabu dan juma’t

Guru khusus dalam bidang khusus pengembangan bakat

Siswa

Up date dalam setiap perkembangan teknologi

Menambah pengetahuan perkembangan teknologi

Mengetahui, memahami dan menguasai setiap perkembangan teknologi

Mengadakan seminar teknologi setiap hari kamis

Kepala sekolah komite dan guru

Siswa

Memilki keimanan yang kuat

Menambah keimanan dan pengetahuan beragama

meyakini Tuhan YME serta mengikuti perintahNya dan menjauhi larangannya

Mengadakan kegiatan mentoring setiap hari sabtu dan bagi umat muslim menlakukan solat dzuhur berjamaah setiap hari

guru

Siswa

             

 

  1. 9.      Peran Serta Masyarakat dan Kemitraan Sekolah
    1. a.    Peran Masyarakat

3)      Masyarakat sebagai kontrol sosial

4)      Masyarakat sebagai participant dan partner dalam memajukan kualitas sekolah

  1. b.   Peran Kemitraan Sekolah

2)        Kemitraan berperan sebagai partner pemasaran hasil tanam dan produk pengolaan hasil tanam

3)        Partner dalam memajukan kualitas sekolah

 

C. PENGAWASAN DAN EVALUASI

  1. 1.      Program Pengawasan
    1. Program pengawasan dilakukan untuk meningkatkan kinerja pendidik dan tenaga pendidik.
    2. Program pengawasan dilakukan oleh Tim pengawas dari dinas pendidikan dan pertanian
    3. Program pengawasan bulanan dilakukan oleh komite sekolah

 

 

 

 

 

 

  1. 2.      Evaluasi

Evaluasi pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas:

  1. a.    Evaluasi Hasil Belajar Oleh Pendidik

1)        Penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan secara berkesinambungan untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil dalam bentuk ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas. Penilaian ini digunakan untuk:

  • menilai pencapaian kompetensi peserta didik;
  • bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar; dan
  • memperbaiki proses pembelajaran.

2)        Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi diukur melalui ulangan, penugasan, dan/atau bentuk lain yang sesuai dengan karakteristik materi yang dinilai

3)        Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran estetika   dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi dan ekspresi psikomotorik peserta didik.

4)        Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan  dilakukan melalui:

5)        pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan psikomotorik dan afeksi peserta didik; dan

6)        ulangan, dan/atau penugasan untuk mengukur aspek kognitif peserta didik.

 

  1. b.      Evaluasi Hasil Belajar Oleh Pemerintah

1)        Penilaian ini bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan teknologi dan dilakukan dalam bentuk ujian nasional.

2)      Ujian nasional dilakukan secara obyektif, berkeadilan, dan akuntabel.

3)      Ujian nasional diadakan sekurang-kurangnya satu kali dan sebanyak-banyaknya dua kali dalam satu tahun pelajaran.

4)      Hasil ujian nasional digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk:

  1. Setiap peserta didik jalur formal pendidikan dasar dan menengah dan pendidikan jalur nonformal kesetaraan berhak mengikuti ujian nasional dan berhak mengulanginya sepanjang belum dinyatakan lulus dari satuan pendidikan.

 

  1. c.    Evaluasi dan Pengembangan KTSP

1)        Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan bertujuan menilai pencapaian standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran.

2)        Penilaian hasil belajar untuk semua mata pelajaran pada kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan  merupakan penilaian akhir untuk menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan.

3)        Penilaian hasil belajar untuk semua mata pelajaran Bakat

4)        Penilaian akhir mempertimbangkan hasil penilaian peserta didik oleh pendidik

5)        Penilaian hasil belajar untuk semua mata pelajaran pada kelompok ilmu pengetahuan dan teknologi dilakukan melalui ujian sekolah untuk menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan.

 

 

HASIL DISKUSI

Sekolah yang kami dirikan bernama SMP PERTANIAN LIMA SERANGKAI karena penggagas dan pendirinya terdiri dari 5 orang. Alasan kami membuat konsep sekolah pertanian karena kami ingin warga di daaerah pedesaan yang berpotensi akan hasil taninya memiliki ilmu lebih mendalam seputar pertanian agar hasil pertanian di daerah tersebut lebih berkualitas dan masyarakat mengerti ilmu marketing. Harapannya agar Indonesia menjadi Negara pengekspor pangan ke Negara lainnya.

 

Visi oleh ela

Mencetak generasi yang religius, mandiri, kreatif, edukatif, inovatif, dan berjiwa sosial.

 

Misi

  1. Menumbuhkan sikap disiplin tinggi
  2. Menumbuhkan sikap kemandirian
  3. Eksplorasi kreatifitas dalalm segala bidang
  4. Menanamkan nilai-nilai keagamaan
  5. Menumbuhkan rasa solidaritas dan kepedulian terhadap aspek-aspek kehidupan.

 

Tujuan sela

 

–          Mencetak lulusan yang unggul, berkompeten dalam akademik dan berwawasan lingkungan

–          Mampu menciptakan lingkungan yang sehat

–          Mencetak lulusan yang kreatif dan inovatif

–          Mencetak generasi yang kritis berwawasan lngkungan

–          Mampu menciptakan pekerjaan minimal untuk drinya sendiri

–          Mencetak generasi yang siap saing dalam kehidupan global*

–          Menjadkan sekolah sebagai penyumbang oksigen untuk daerah sekitar.

 

 

 

Program kesiswaan nina

Wajib

–          Bercocok tanam (hari tani)

–          Kreatifitas (daur ulang)

–          Pemanfaatan hasil tanam

–          Kelompok belajar ( ipa, ips, mata pelajaran)

–          Keagamaan

–          Koperasi

Pilihan

–          Olahraga

–          Pramuka

–          Paskibra

–          Seni dan sastra

–          Tataboga

 

Kurikulum oleh sahrudin

Berbasis lingkungan

 

Budaya dan lingkungan

–          Budaya hidup sehat

–          Budaya gotong royong

–          Budaya menjadi entrepreneurship

–          Budaya baca

 

Masalah pendanaan perlengkapan yang di butuhkan di diskusikan bersama.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s